Selasa, 17 September 2019 : 04:05:15 WITA

Artikel

LDII Paser Gelar Lapak Baju Barokah

Warga LDII Sedang memilih baju barokah

PASER – Tepat di hari Minggu (16/6) yang lalu pengurus DPD LDII Kabupaten Paser Kalimantan Timur menggelar lapak baju barokah yang diserbu warga Paser. Kegiatan ini diselenggarakan di gedung DPD LDII Paser dalam rangka Bazar Baju Barokah.

Bazar yang digelar selama sehari penuh ini dirangkai dengan pengajian sekaligus Silaturahim Syawal, dalam rangka Idul Fitri 1440 H, bersama seluruh warga LDII se-Kabupaten Paser.

peserta pengajian yang datang dari seluruh daerah yang ada di Kab Paser

Kurang lebih 1.500 potong pakaian layak pakai, baik yang masih baru maupun bekas, yang disediakan gratis tersebut berasal dari sumbangan warga LDII. “Semua diperuntukkan gratis bagi warga LDII dan warga umum sekitar kompleks masjid LDII,” H Gozaly, Ketua LDII Paser.

Meski keberadaan LDII di Kabupaten Paser terbilang cukup lama, namun kegiatan bazar terbuka ini adalah kegiatan kedua kalinya yang digelar oleh pengurus setempat sejak setelah tahun lalu.

KH Buang Raharjo, anggota Dewan Penasehat DPW LDII Kalimantan Timur saat mengunjungi Bazar Baju Barokah. Foto: LINES

KH Buang Raharjo, anggota Dewan Penasehat DPW LDII Kalimantan Timur saat mengunjungi Bazar Baju Barokah. Foto: LINES

Salah satu anggota Dewan Penasehat DPW LDII Kaltim, KH Buang Rahardjo, sekaligus sesepuh LDII Kabupaten Paser sangat mengapresiasi giat bazar baju barokah ini. “Apalagi masyarakat bisa memilih pakaian layak pakai yang disediakan panitia,” tuturnya.

Sementara itu, H Gozaly, atau yang dikenal biasa dipanggil Cak Gozaly, mengatakan bahwa ide bazar baju barokah ini menindaklanjuti berbagai usulan warga LDII lantaran banyak masyarakat yang kondisi ekonominya belum stabil. Dengan kegiatan ini diharapkan mereka terbantu dengan memiliki baju baru atau kondisi layak pakai tanpa kesulitan mengeluarkan uang sepeser pun.

Suasana Setelah Pengajian ,para peserta mendatangi bazar bju barokah

Disamping sebagai ajang silaturahim, kegiatan ini juga diharapkan untuk meningkatkan rasa empati dan kepedulian sesama, sebagai wujud praktek enam tabiat luhur, yakni rukun, kompak, kerja sama yang baik, jujur, amanah, dan muzhidul mujhid

Please follow and like us:
error

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *